SHU LKMA gapoktan sumber makmur meningkat

Diposting oleh Maz Duikin on Rabu, 16 Juli 2014

AIR PERIUKAN – SHU LKMA Gapoktan Sumber Makmur, Desa Lawang Agung Kecamatan Air Periukan tahun 2013 mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan tahun 2012.
Ini diketahui, setelah kemarin (29/1) dilaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dari rapat tersebut diketahui, SHU yang diperoleh tahun 2012 lalu sebesar rp 11.275.000. Sedangkan tahun 2013, naik menjadi Rp 25.551.000 atau mengalami peningkatan di atas 100 persen.
Diungkapkan Kepala Desa Lawang Agung, Kirman Effendi, S.Sos, usaha LKMA Gapoktan Sumber Makmur ini, baru bergerak di bidang simpan pinjam. Dengan jumlah aset sebesar Rp 141.925.872. Dari aset yang baru dimiliki tersebut, untuk membuka usaha lain, mereka masih terkendala dengan modal. “Tahun 2014 ini, kami berharap gapoktan ini dapat menjadi Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Sehingga dapat membawa kemajuan yang lebih signifikan di Desa Lawang Agung,” kata Kirman.

Kirman menambahkan, hal tersebut dapat dicapai bila LKMA gapoktan mendapat suntikan dana. Baik dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Seluma, Pemda Provinsi Bengkulu ataupun dana pusat. Peran PMT sangat diharapkan untuk membantu pengembanguan usaha Gapoktan Desa Lawang Agung. Agar dapat lebih maju dan berkembang lagi.

Untuk diketahui, dalam RAT yang dilaksanakan di kantor Kepala Desa Lawang Agung ini, merupakan RAT yang kedua, sejak gapoktan ini menerima dana PUAP sebesar Rp 100 juta. RAT ini juga merupakan kekuasaan tertinggi dalam Gapoktan Sumber Makmur, yang menaungi 5 kelompok tani di Desa Lawang Agung. Lima kelompok tani tersebut ialah Kelompok Tani Sumber Makmur (SM) 1, SM 2, SM 3, SM 4 dan Tunas Baru dengan jumlah anggota sebanyak 118 orang.

RAT Gapoktan Sumber Makmur ini juga dihadiri Camat Air Periukan, Kepala BP3K Sukaraja, PPK, PPL, PMT, Kepala Desa Lawang Agung, serta seluruh anggota yang tergabung di dalam Gapoktan Sumber MAkmur Desa Lawang Agung. (ctr/krn)

radarseluma.com