Rp 13,7 M Dana LKMA-PUAP Tersalur di Banjarnegara

Diposting oleh Maz Duikin on Rabu, 16 Juli 2014


(BANJARNEGARA) - Sejak tahun 2008 sampai tahun 2011, terdapat 137 Desa dan Gabungan Kelompok Tani (LKMAGapoktan) penerima dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) PUAP dengan total nilai sebesar Rp 13,7 Milyar.

Dana tersebut digunakan untuk Penguatan Modal Usaha Agribisnis bagi para petani, buruh tani dan rumah tangga miskin di perdesaan dalam rangka meningkatkan kualitas hidup, kemandirian dan kesejahteraan.

Sekretaris Tim Teknis Kabupaten Sulistoro, SP, menyampaikan PUAP yang merupakan bagian dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri juga bertujuan agar LKMA Gapoktan Pelaksana PUAP memiliki Unit Usaha Lembaga Keuangan Mikro Agrobisnis (LKM-A) yang berfungsi sebagai Bank Tani milik Gapoktan. Tugas LKM-A diantaranya adalah menerima pinjaman dan angsuran anggota, serta menerima tabungan anggota. “Sumber dana LKM-A berasal dari dana Bantuan Langsung Mandiri  PUAP yang besarnya Rp 100 juta masing-masing Gapoktan pelaksana” katanya.

Alokasi dana sebesar Rp 100 juta tersebut, lanjutnya, langsung dikirim ke rekening Gapoktan. Melalui LKM-A dipergunakan untuk penguatan modal usaha produktif agribisnis, diantaranya Usaha budi daya tanaman pangan, holtikultura, peternakan, dan perkebunan. Selain itu dipergunakan juga untuk usaha non budidaya seperti industri rumah tangga petani, pemasaran hasil pertanian dan usaha lain yang berbasis pertanian. “Semua pinjaman yang diberikan harus sesuai dengan Rencana Usaha Bersama yang sebelumnya diajukan oleh Gapoktan” katanya.

Ketua Panitia Penyelenggara Marsudi, SP menyatakan agar semua kegiatan terkoordinasi dengan baik maka diperlukan adanya Rakor. Rakor diselenggarakan selama satu hari di Rumah Makan Eksotik Sokanandi dengan tujuan untuk mempersatukan pemahaman, persepsi dan tindakan dari Tim Teknis dalam menjalankan Tugas Pendampingan dan Pengawalan Pelaksanaan Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP). “Selain itu, Rakor ini juga bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan PUAP yang telah berjalan sekaligus sebagai forum koordinasi demi keberhasilan PUAP di Banjarnegara” katanya.

Hadir pada kegiatan ini 60 orang peserta yang terdiri dari Tim Teknis Tingkat kabupaten sebanyak 20 orang dan tim Teknis Tingkat Kecamatan sebanyak 40 orang. (**--ebr)
http://www.banjarnegarakab.go.id